

Salah satu alat paling sederhana dan terjangkau untuk memasukkan tiang pancang ke dalam tanah adalah alat drop hammer. Umumnya, alat drop hammer konvensional di Indonesia menggunakan pipa bulat sebagai dasar dari alat, dan untuk berpindah, pipa ini perlu digeser satu per satu dengan bantuan winch yang ada di alat tersebut. Walaupun investasi alat model ini relatif rendah, alat ini juga dipenuhi berbagai kekurangan, seperti lambatnya pekerjaan yang sebagian besar disebabkan oleh lambatnya pergerakan alat dan juga pekerjaan pengaturan palu yang masih manual.
Beberapa kekurangan tersebut akan kami berikan solusinya dengan alat drop hammer produk GTM, yang menggunakan penggerak crawler sehingga dapat bermanuver dan berpindah dengan mudah, diluar tambahan 4 jack panjang di tiap sudut untuk membantu stabilitas alat sewaktu bekerja. Keempat jack ini juga digunakan sewaktu mobilisasi sehingga alat dapat langsung naik ke mobil flat bed tanpa perlu bantuan tenaga manusia maupun alat bantu lainnya.
System drop hammer GTM menggunakan piston sebagai penggerak sling yang menarik palu 2 ton, sehingga lebih awet dibandingkan winch konvensional. Sensor pembaca pergerakan tiang ditambahkan di alat kami, sehingga palu akan terus bergerak secara otomatis sampai tiang/pipa mencapai final set. Selain itu, kami juga menambahkan winch 2 ton dan mesin las di alat ini, sehingga satu unit alat kami sudah dapat menyelesaikan pekerjaan pemancangan minipile secara mandiri, dengan kecepatan kerja dan gerak yang jauh lebih baik dari alat drop hammer konvensional, sehingga penggunaan alat dan tenaga kerja untuk tiap proyek dapat diefisienkan. Alat ini cocok untuk segala jenis minipile, baik segitiga (280 dan 320), kotak (200, 250), pipa atau tiang kecil lainnya, dengan panjang maksimal 6m.
Nilai investasi alat drop hammer crawler kami tentunya juga sangat terjangkau. Hubungi kami untuk penawaran dan informasi lebih lanjut!